Berita & Kegiatan

It's amazing that the amount of news that happens in the world every day always just exactly fits the newspaper.

Q2 Technologies Bekerja sama dengan Nice Actimize adakan Diskusi Panel Bertemakan “Froud Prevention Executive Briefing 2017”

November 17, 2017

Jakarta, 14 November 2017 – Dengan seiring berkembangnya teknologi digital yang semakin cepat, maka sudah menjadi hal yang telah diprediksi sebelumnya berbagai sektor industi maupun bisnis akan mulai bertransformasi ke era digital. Walau demikian, juga harus diakui bahwa semakin berkembangnya era digital dan teknologi saat ini, semakin besar juga resiko serta bahaya akan kejahatan cyber terutama perusahaan keuangan atau perbankan.

“kalau kita liat digital itu sebelumnya hanya enabler dan memberikan addid value bagi customernya tapi saat ini digital adalah menjadi bagian dari ekonomi itu sendiri semakin berkembang dan terbukanya berbagai teknologi dan digitalisasi ini, dibutuhkan sebuah solusi sekuritas yang dapat melindungi seluruh data yang dimiliki tersebut. Oleh karena itu, para pelaku bisnis atau industri ini harus siap untuk menghadapi tantangan cyber security saat ini.” Ujar Sumarto santosa, selaku Direktur PT Q2 Technologies dalam sambutannya dalam acara Froud Prevention Executive Briefing selasa (14/11) berlokasi di ruang Mutiara 10, Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta.

Kejahatan finansial telah menjadi ancaman bagi institusi keuangan, yang menyebabkan permintaan akan perbaikan proses, organisasi dan teknologi. Regulator menerapkan langkah-langkah baru dan menuntut lebih banyak keterlibatan langsung oleh manajemen, dewan direksi dan direksi dalam pengelolaan risiko dan pencegahan kejahatan. manajemen risiko kejahatan keuangan bukan hanya permintaan dari pemerintah sebagai regulator, namun juga penting untuk keamanan dan kepercayaan pelanggan. Selain biaya peraturan dan bisnis kejahatan finansial, lembaga keuangan juga melihat pengelolaan risiko pelanggan sebagai salah satu cara  mempertahankan reputasi perusahaan.

Dalam laporan terbaru Q2 Technologies sebagai subsidiary PT. Anabatic Technologies.TBK yang bergerak di bidang IT Company menyebutkan bahwa Cyber Security merupakan salah satu dari Top IT Trends in 2017 menurut hasil riset dari Q2 Technologies. Selain itu, Cyber Security juga merupakan salah satu sorotan utama untuk mempercepat digitalisasi dari berbagai jenis organisasi yang tengah mengalami transformasi digital. Hal ini disebabkan karena adanya jaminan keamanan pada data yang dimiliki, maka pihak perusahaanpun mampu mempercepat proses transformasi digitalnya tersebut.

Nice Actimize sendiri adalah  partner Q2 Technologies sebagai penyedia solusi IT di bidang “financial crime, preventing fraud and providing regulatory compliance” Nice Actimize adalah organisasi terbesar dan terlengkap yang memberikan solusi untuk kejahatan finansial, risiko dan kepatuhan terhadap lembaga pengatur keuangan dan pemerintah. Sebagai pemimpin di bidang mereka, NICE Actimize adalah ahli dalam mengembangkan perlindungan dan inovasi dalam teknologi, di mana mereka dapat menawarkan perlindungan kepada konsumen dan merupakan aset untuk mengidentifikasi kejahatan finansial, mencegah kecurangan dan memberikan kepatuhan terhadap pemerintah sebagai regulator kebijakan financial. 

Diskusi ini sendiri di bagi kedalam tiga sesi, di sesi pertama adalah pemaparan mengenai “The Fraud Landscape:How next-generation banking fraud threats and prevention strategies”  yang menghadirkan oleh Rifka Gewirts, Director of Product Marketing dari Nice Actimize.

Pada sesi kedua adalah panel diskusi yang mengangkat isu mengenai “Protecting payment:Emerging fraud threats across geographies” dengan panelis Kamal Thalib, Head Of Financial Crime and Security Service Bank DBS, dengan moderator Rifka Gewirts. 

Di sesi terakhir panel diskusi di tutup dengan mengangkat isu mengenai “Enterprise Fraud Management:Taking a holistic Approach to Cross-Channel, Cross Payment Coverage” dengan panelis Dr. Henrisa Lubis, Head of digital banking Bank Tabungan Negara (BTN) dan sebagai moderator Rifka Gewirst.